Design brief untuk pengembangan konsep desain disusun berdasarkan project brief.
Design brief untuk pihak ketiga disusun berdasarkan project brief.
Melaksanakan design brief.
Proyek desain diuraikan secara komprehensif.
Tujuan desain dinyatakan sesuai project brief.
Ruang lingkup desain disimpulkan berdasarkan project brief.
Khalayak sasaran ditentukan sesuai project brief.
Media desain ditentukan sesuai tujuan desain.
Waktu pengerjaan desain dilaksanakan sesuai jadwal.
Pembagian tugas dan tanggung jawab dikerjakan sesuai proyek desain.
Tujuan desain dinyatakan sesuai project brief.
Mengoperasikan Perangkat Lunak Desain
Memilih jenis perangkat lunak.
Perangkat lunak yang relevan digunakan dijelaskan sesuai jenis-jenis dan perbedaan utamanya.
Manfaat, karakter, keunggulan dan kekurangan dari tiap jenis perangkat lunak yang digunakan diuraikan secara teoritis dan melalui contoh karya.
Perangkat lunak dipilih sesuai kebutuhan.
Menetapkan perangkat lunak.
Perangkat lunak yang sesuai fasilitas dalam perangkat lunak digunakan secara optimal sesuai fungsinya.
Dimanfaatkan untuk menghasilkan karya desain yang produktif dan hasil kerja yang optimal.
Fasilitas dalam perangkat lunak digunakan secara optimal sesuai fungsinya.
Perangkat lunak yang sesuai
dimanfaatkan untuk menghasilkan karya desain yang produktif dan hasil kerja yang optimal.
Menciptakan Karya Desain
Mengidentifikasi design brief atau project brief.
Kata kunci yang berkaitan dengan datadata awal dan kebutuhan mood/karakter visual ditetapkan melalui proses brainstorming.
Konsep desain ditentukan berdasarkan kata-kata kunci.
Karakter/mood visual dikembangkan sesuai arahan dari konsep desain.
Membuat sketsa karya desain.
Sketsa thumbnail dikembangkan sesuai konsep kreatif yang telah ditentukan.
Sketsa kasar dimodifikasi sesuai dengan sketsa thumbnail.
Sketsa berwarna dikembangkan sesuai dengan sketsa kasar yang telah disesuaikan dengan design brief.
Mengembangkan wujud karya desain.
Media karya desain ditentukan kebutuhan sesuai atau pesan yang ingin disampaikan.
Elemen visualisasi karya desain ditentukan sesuai objektif pada brief project.
Komposisi elemen visual/layout karya desain ditentukan sesuai dengan prinsip desain dan objektif.
Alternatif/variasi karya desain dikembangkan agar melengkapi kemungkinan pencapaian konsep yang strategis.
Mendiskusikan wujud karya desain.
Alternatif wujud karya desain didiskusikan kesesuaiannya dengan konsep desain.
Karya desain yang akan dijadikan purwarupa/dummy ditentukan sesuai hasil diskusi wujud karya desain.
Menciptakan purwarupa/dummy karya desain.
Material untuk purwarupa ditentukan sesuai dengan konsep desain.
Teknik pembuatan purwarupa ditentukan sesuai dengan konsep desain.
Purwarupa diwujudkan secara rapi dan komprehensif sesuai dengan konsep desain.
Menetapkan Konsep Desain
Mengembangkan informasi kunci
Bahan informasi kunci dikelompokkan sesuai dengan konteks dan tujuan desain.
Informasi kunci dikembangkan menjadi gagasan.
Mengolah gagasan konsep desain
Gagasan dikembangkan menjadi beberapa alternatif sesuai design brief.
Alternatif gagasan divalidasi sesuai dengan tujuan desain.
Gagasan terpilih disusun menjadi konsep desain.
Mengkomunikasikan konsep desain dalam tim internal
Metode komunikasi yang paling sesuai dipilih berdasarkan tujuan desain.
Aspek di dalam konsep desain dikembangkan sesuai dengan metode komunikasi terpilih.
Konsep desain diuraikan sesuai dengan tujuan desain dalam tim internal.
Menetapkan konsep desain dalam tim internal
Umpan balik mengenai konsep desain oleh tim internal dihubungkan dengan tujuan desain.
Konsep desain dirumuskan sesuai perkembangan konsep di tim internal.
Menerapkan Project Brief
Memahami project brief
Data-data perusahaan/klien diuraikan secara verbal dan visual.
Permasalahan klien yang tercantum dalam project brief dirangkum sesuai kebutuhan.
Informasi anggaran yang dimiliki oleh klien dirumuskan sesuai kebutuhan.
Melaksanakan project brief
Tujuan proyek ditentukan sesuai permasalahan klien
Ruang lingkup proyek disusun sesuai kebutuhan klien.
Waktu pengerjaan proyek disusun sesuai tahapan kerja.
Anggaran proyek diatur sesuai jadwal dan tahapan kerja
Membuat Materi Siap Produksi
Menerjemahkan desain akhir menjadi materi siap produksi
Format materi siap produksi ditentukan sesuai dengan kebutuhan produksi
Materi siap produksi dibuat dengan menggunakan teknik dan cara yang sesuai dengan kebutuhan produksi
Memastikan materi siap produksi
Isi materi siap produksi diperiksa kembali agar seluruh informasi di dalamnya dan kualitas tampilannya sesuai dengan kebutuhan proyek
Materi siap produksi ditetapkan menjadi bersifat akhir sesuai persetujuan klien
Memimpin Organisasi Desain
Mengelola jati diri organisasi
Strategi dan konsep identitas organisasi dikembangkan sesuai nilai-nilai yang menjadi prinsip organisasi.
Tujuan organisasi dirumuskan sesuai dengan prinsip organisasi.
Mengembangkan potensi lingkup dan tujuan proyek
Kemungkinan pendalaman atau perluasan lingkup proyek diproyeksikan berdasarkan project brief.
Tujuan proyek yang lebih bermanfaat untuk publik ditetapkan sesuai kebaikan nilai kemanusiaan dan lingkungan.
Merancang metode desain
Metode berpikir dalam mengembangkan dan menetapkan ide untuk solusi diformulasikan sesuai kebutuhan proyek.
Metode berkarya dikembangkan sesuai konteks permasalahan.
Metode pengelolaan kegiatan mendesain ditetapkan sesuai tujuan proyek.
Mencipta Desain Secara Interdisiplin
Memadukan kaitan desain grafis/DKV dengan prinsip dasar disiplin/ilmu lain.
Kaitan antara desain, seni dan kriya dijelaskan secara lugas perbedaan dan persamaannya.
Kaitan dengan bidang desain lain dijelaskan secara terpadu.
Kaitan dengan disiplin/ilmu mengenai identitas dijelaskan secara lugas.
Kaitan dengan disiplin/ilmu mengenai informasi dijelaskan secara lugas.
Kaitan dengan disiplin/ilmu mengenai persuasi dijelaskan secara lugas.
Kaitan terhadap tanggung jawab publik dan lingkungan diperlihatkan secara jelas.
Memformulasikan prinsip disiplin/ilmu lain ke dalam pekerjaan
Pengembangan strategi dan konsep desain dirumuskan dengan prinsip displin/ilmu lain secara sinergis.
Pembuatan alternatif gagasan dan sketsa desain yang didasari pemahaman terhadap prinsip disiplin/ilmu lain dikembangkan secara sinergis.
Kaitan-kaitan disiplin/ilmu yang berlainan diterapkan pada pekerjaan sesuai dengan tanggung jawab individu dan profesi.
Mempresentasikan Karya Desain
Menggunakan teori desain grafis dalam memaparkan atau mengidentifikasi konsep desain
Pendekatan kreatif serta segala proses dalam pencapaian hasil akhir desain disajikan secara proporsional dan pada tempatnya dan melalui progres yang berkesinambungan.
Penggunaan media dalam karya rancangan dijelaskan sesuai dengan konsep desain.
Penggunaan layout berikut elemennya dalam karya rancangan dijelaskan sesuai dengan konsep desain.
Penggunaan tipografi dalam karya rancangan dijelaskan sesuai konsep desain.
Penggunaan warna dalam karya rancangan dijelaskan sesuai dengan konsep desain.
Menggunakan teori komunikasi untuk mengidentifikasi komponen karya yang dipresentasikan
Subyek penyampai pesan/klien beserta kompetitornya diidentifikasi sesuai konsep desain.
Pesan-pesan melalui karya desain diuraikan secara rasional sesuai konsep desain.
Target atau sasaran komunikasi dijabarkan sesuai konsep desain.
Menjabarkan tahapantahapan desain secara menyeluruh kepada klien
Permasalahan dijelaskan secara lengkap.
Konsep solusi kreatif dijelaskan secara obyektif dan detil.
Eksekusi desain akhir sesuai konsep awal dijelaskan secara sistematis.
Menampilkan presentasi visual
Dokumentasi serta tahapan dari pengembangan dan hasil karya desain ditampilkan secara tertulis maupun lisan.
Dummy atau purwarupa dipresentasikan dengan penjelasan secara lugas kepada klien.
Mengelola Proses Produksi
Membuat production brief
Spesifikasi teknis produksi dan informasi production brief diuraikan sesuai dengan kebutuhan desain akhir.
Production brief dituliskan secara lengkap agar pelaksanaan produksi dapat berhasil secara tepat.
Mengelola anggaran produksi
Informasi keseluruhan biaya produksi dan pengiriman dihitung sesuai kebutuhan seluruh pihak terkait produksi.
Penyesuaian dan efisiensi biaya produksi ditentukan berdasarkan anggaran proyek.
Total biaya produksi dan pengiriman ditentukan berdasarkan persetujuan pihak produksi dan klien.
Mengkoordinasikan produksi dengan seluruh pihak terkait
Jadwal pelaksanaan produksi ditentukan sesuai persetujuan klien.
Supervisi produksi dilakukan sesuai dengan spesifikasi produksi dan kebutuhan desain.
Menerapkan Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual
Menerapkan hukum perlindungan HAKI yang berlaku lokal atau internasional.
Jenis hukum perlindungan HAKI ditetapkan sesuai ruang lingkup pekerjaan yang tercantum pada project brief.
Ruang lingkup pekerjaan dipastikan dapat terlindungi oleh kekuatan hukum HAKI yang berlaku.
Memenuhi persyaratan perlindungan dan pendaftaran HAKI
Dokumen kemajuan kerja disusun secara lengkap untuk persiapan perlindungan dan pendaftaran sesuai aturan HAKI.
Proses kerja dalam dokumen kemajuan kerja dipastikan sesuai persyaratan pendaftaran HAKI
Melakukan perlindungan dan pendaftaran HAKI atas hasil kreativitas kerja.
Pemberian perlindungan HAKI dilakukan berdasarkan kesepakatan antara pihak terkait sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Pendaftaran HAKI dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Implikasi atas pemberian/penggunaan HAKI dipahami sesuai ketentuan hukum yang berlaku
Mengelola Proses Desain
Mengorganisir dokumen dan materi terkait proses penyelesaian pekerjaan desain
Dokumen project brief, design brief dan production brief dikelola sesuai kebutuhan.
Dokumen tambahan catatan kemajuan pekerjaan ditelaah sesuai kebutuhan.
Materi terkait proses kerja dikelola untuk keperluan kelancaran penyelesaian pekerjaan sesuai tujuan.
Mengintegrasikan keseluruhan proses desain
Tujuan proyek diacu agar selalu menjadi landasan dalam setiap aktivitas proses sesuai project brief.
Proses pengumpulan informasi dianalisis sesuai kebutuhan proyek.
Waktu kerja ditentukan sesuai dengan skala proyek dan jumlah aktifitas.
Proses pengembangan dan penetapan strategi dan konsep desain dikaitkan sesuai tujuan.
Proses pengembangan dan produksi karya desain dimaksimalkan agar tercipta solusi yang sesuai project brief.
Program presentasi, diskusi dan evaluasi pada setiap tahapan proses desaindikorelasikan secara sistematis.
Mengevaluasi Hasil Karya Desain
Membandingkan karya karya desain yang ada
Keunggulan/keberhasilan masing-masing karya diidentifikasikan secara jelas dan selengkap-lengkapnya berdasarkan pengetahuan desain dan referensi terkait.
Kelemahan/kekurangan masing-masing karya diidentifikasikan secara jelas dan selengkap-lengkapnya berdasarkan pengetahuan desain dan referensi terkait.
Memilih diantara karya karya desain yang ada
Hasil perbandingan desain secara obyektif ditimbang kembali untuk menemukan solusi yang paling sesuai dengan design brief.
Hasil pertimbangan dikonfirmasi kembali sesuai project brief.
Karya yang memenuhi kriteria design brief dipersiapkan untuk dipresentasikan.
Mengorganisasi Informasi Terkait Proyek Desain
Mempersiapkan informasi
Metode pengumpulan informasi dipilih sesuai kebutuhan.
Informasi terkait design brief diorganisir diolah secara sistematis.
Informasi terkait design brief disusun berdasarkan metode analisis.
Menganalisis informasi
Metode analisis informasi dijelaskan secara teoritis.
Metode analisis informasi dipilih sesuai kebutuhan dalam design brief.
Informasi disusun sesuai kebutuhan pembuatan rekomendasi.
Merumuskan informasi kunci
Rekomendasi informasi dibuat sesuai kebutuhan untuk pemahaman proyek desain.
Rekomendasi informasi dirumuskan sebagai informasi kunci sesuai kebutuhan dasar pengembangan strategi dan konsep desain.
Biaya
Rp 2,000,000
Biaya diatas belum termasuk termasuk biaya transportasi, akomodasi, dan pajak terkait