Ruang lingkup jaringan diidentifikasi sesuai dengan usulan.
Besarnya kapasitas jaringan dihitung berdasarkan kebutuhan bisnis.
Membuat spesifikasi topologi jaringan
Besaran bandwidth setiap segmen telah ditentukan.
Topologi lokasi penempatan perangkat jaringan telah dipilih dengan mempertimbangkan jarak dan jumlah pengguna.
Fitur-fitur fisik dipertimbangkan sebagai hasil dari desain jaringan.
Peta jaringan sesuai dengan keadaan gedung/lapangan dibuat.
Rancangan kebutuhan perkabelan disusun.
Biaya keseluruhan diperhitungkan.
Analisis proyeksi pengembangan jaringan dibuat.
Besaran bandwidth setiap segmen telah ditentukan.
Topologi lokasi penempatan perangkat jaringan telah dipilih dengan mempertimbangkan jarak dan jumlah pengguna.
Fitur-fitur fisik dipertimbangkan sebagai hasil dari desain jaringan.
Peta jaringan sesuai dengan keadaan gedung/lapangan dibuat.
Rancangan kebutuhan perkabelan disusun.
Biaya keseluruhan diperhitungkan.
Analisis proyeksi pengembangan jaringan dibuat.
Menentukan kebutuhan pengguna secara keseluruhan
Ruang lingkup jaringan diidentifikasi sesuai dengan usulan.
Besarnya kapasitas jaringan dihitung berdasarkan kebutuhan bisnis.
Merancang Pengalamatan Jaringan
Mengidentifikasi sistem operasi pada jaringan
Sistem operasi yang berjalan di jaringan diidentifikasi.
Informasi cara menginstal dan mengkonfigurasi jaringan pada sistem operasi yang dipakai dikumpulkan.
Sistem operasi yang berjalan di jaringan diidentifikasi.
Informasi cara menginstal dan mengkonfigurasi jaringan pada sistem operasi yang dipakai dikumpulkan.
Membagi alamat jaringan pada perangkat jaringan
Jumlah node (host) jaringan ditentukan berdasarkan kebutuhan pengguna.
Kelas atau segmen alamat jaringan ditentukan berdasarkan besarnya jumlah node (host) jaringan.
Node atau perangkat jaringan diberi alamat jaringan.
Jumlah node (host) jaringan ditentukan berdasarkan kebutuhan pengguna.
Kelas atau segmen alamat jaringan ditentukan berdasarkan besarnya jumlah node (host) jaringan.
Node atau perangkat jaringan diberi alamat jaringan.
Mendokumentasikan pengalamatan jaringan.
Alamat masing-masing node atau perangkat jaringan dicatat.
Dokumentasi pengalamatan jaringan dibuat.
Alamat masing-masing node atau perangkat jaringan dicatat.
Dokumentasi pengalamatan jaringan dibuat.
Mengkonfigurasi Switch pada Jaringan
Menentukan spesifikasi switch
Kapasitas jaringan disesuaikan berdasarkan dokumentasi kebutuhan bisnis saat ini.
Tipe dan jumlah switch ditetapkan berdasarkan kebutuhan jaringan saat ini.
Kapasitas jaringan disesuaikan berdasarkan dokumentasi kebutuhan bisnis saat ini.
Tipe dan jumlah switch ditetapkan berdasarkan kebutuhan jaringan saat ini.
Memilih switch yang tepat
Switch dengan fitur yang cocok dipilih sesuai kebutuhan.
Jumlah port disesuaikan dengan kebutuhan jaringan.
Switch dengan fitur yang cocok dipilih sesuai kebutuhan.
Jumlah port disesuaikan dengan kebutuhan jaringan.
Memasang switch
Switch dan perangkat pendukungnya dipasang berdasarkan kebutuhan jaringan.
Hubungan antar switch atau perangkat jaringan dibuat dengan menyambungkan kabel jaringan.
Switch dikonfigurasi berdasarkan kebutuhan jaringan.
Switch ditempatkan di area yang aman.
Switch dan perangkat pendukungnya dipasang berdasarkan kebutuhan jaringan
Hubungan antar switch atau perangkat jaringan dibuat dengan menyambungkan kabel jaringan.
Switch dikonfigurasi berdasarkan kebutuhan jaringan
Switch ditempatkan di area yang aman.
Menguji switch pada jaringan
Perangkat switch diuji berdasarkan petunjuk pengujian.
Perangkat switch dipastikan terhubung dengan perangkat jaringan yang lain.
Perangkat switch diuji berdasarkan petunjuk pengujian.
Perangkat switch dipastikan terhubung dengan perangkat jaringan yang lain.
Mengkonfigurasi Routing pada Perangkat Jaringan dalam Satu Autonomous System
Menyiapkan perangkat jaringan
Konfigurasi routing diidentifikasi.
Akses konfigurasi ke perangkat jaringan ditentukan.
Mengkonfigurasi router pada perangkat jaringan
Interface pada router dikonfigurasi. Hubungan antar router dikonfigurasi.
Routing diaktifkan pada router.
Default routing dikonfigurasi.
Interface pada router dikonfigurasi.
Hubungan antar router dikonfigurasi.
Routing diaktifkan pada router.
Default routing dikonfigurasi.
Menguji routing pada perangkat jaringan
Koneksi antar perangkat yang terhubung ke jaringan dibangun.
Koneksi perangkat yang terhubung ke jaringan dengan perangkat lain di luar jaringan yang telah valid dicoba melalui default routing.
Hasil percobaan default routing diidentifikasi.
Koneksi antar perangkat yang terhubung ke jaringan dibangun.
Koneksi perangkat yang terhubung ke jaringan dengan perangkat lain di luar jaringan yang telah valid dicoba melalui default routing.
Hasil percobaan default routing diidentifikasi.
Mendokumentasikan konfigurasi routing
Konfigurasi routing disimpan.
Dokumentasi konfigurasi routing dibuat.
Konfigurasi routing disimpan.
Dokumentasi konfigurasi routing dibuat.
Mengkonfigurasi Routing pada Perangkat Jaringan antar Autonomous System
Mengkonfigurasi router pada stub AS
Local AS number didefinisikan pada router.
Remote/neighbour AS number didefinisikan pada router.
Seluruh jaringan lokal (LAN) didefinisikan pada router.
Seluruh jaringan lokal (LAN) dapat diakses jaringan lain di luar AS dan sebaliknya.
Dokumentasi konfigurasi routing pada stub AS dibuat.
Local AS number didefinisikan pada router.
Remote/neighbour AS number didefinisikan pada router.
Seluruh jaringan lokal (LAN) didefinisikan pada router.
Seluruh jaringan lokal (LAN) dapat diakses jaringan lain di luar AS dan sebaliknya.
Dokumentasi konfigurasi routing pada stub AS dibuat.
Mengkonfigurasi router pada multi-home AS
Semua remote/neighbour AS didefinisikan pada router.
Access list dan filter didefinisikan pada router sehingga jaringan tidak digunakan sebagai transit trafik antar AS lain.
Seluruh jaringan lokal (LAN) dapat diakses jaringan lain di luar AS dan sebaliknya.
Dokumentasi konfigurasi routing dibuat.
Semua remote/neighbour AS didefinisikan pada router.
Access list dan filter didefinisikan pada router sehingga jaringan tidak digunakan sebagai transit trafik antar AS lain.
Seluruh jaringan lokal (LAN) dapat diakses jaringan lain di luar AS dan sebaliknya.
Dokumentasi konfigurasi routing dibuat.
Mengkonfigurasi router pada core AS
Local AS number didefinisikan pada router core AS.
Neighbour router yang berada pada jaringan yang sama terdefinisi access list untuk peering dengan AS lain didefinisikan sesuai dengan konfigurasi peer yang diinginkan.
Seluruh neighbour AS dapat diakses.
Dokumentasi konfigurasi routing dibuat.
Local AS number didefinisikan pada router core AS.
Neighbour router yang berada pada jaringan yang sama terdefinisi access list untuk peering dengan AS lain didefinisikan sesuai dengan konfigurasi peer yang diinginkan.
Seluruh neighbour AS dapat diakses.
Dokumentasi konfigurasi routing dibuat.
Memonitor Keamanan dan Pengaturan Akun Pengguna dalam Jaringan Komputer
Mengidentifikasi dan memodifikasi akun pengguna agar selalu terkendali
Isian akun standar pengguna diidentifikasi sesuai dengan kebijakan keamanan.
Hak akses user/pengguna diidentifikasi.
Hak akses user/pengguna diatur sesuai kebutuhan jabatan, bagian dan pekerjaan.
Akun pengguna yang telah dibuat dengan keamanan yang longgar dimodifikasi sesuai dengan kebijakan akses dan keamanan.
Pesan resmi yang sesuai dengan akun pengguna ditampilkan saat pengguna log on.
Utilitas yang sesuai diimplementasikan untuk menguji ketangguhan sandi yang digunakan user/pengguna.
Prosedur kendali akun ditinjau ulang untuk memastikan bahwa pengguna yang telah keluar dihapus atau dinonaktifkan akunnya.
Memastikan layanan informasi firewall dan antivirus aktif dan telah diakses untuk mengidentifikasi ancaman keamanan yang sudah dikenal dan terbaru dengan menggunakan perangkat lunak dan atau perangkat keras yang sesuai.
Isian akun standar pengguna diidentifikasi sesuai dengan kebijakan keamanan.
Hak akses user/pengguna diidentifikasi.
Hak akses user/pengguna diatur sesuai kebutuhan jabatan, bagian dan pekerjaan.
Akun pengguna yang telah dibuat dengan keamanan yang longgar dimodifikasi sesuai dengan kebijakan akses dan keamanan.
Pesan resmi yang sesuai dengan akun pengguna ditampilkan saat pengguna log on.
Utilitas yang sesuai diimplementasikan untuk menguji ketangguhan sandi yang digunakan user/pengguna.
Prosedur kendali akun ditinjau ulang untuk memastikan bahwa pengguna yang telah keluar dihapus atau dinonaktifkan akunnya.
Memastikan layanan informasi firewall dan antivirus aktif dan telah diakses untuk mengidentifikasi ancaman keamanan yang sudah dikenal dan terbaru dengan menggunakan perangkat lunak dan atau perangkat keras yang sesuai.
Memastikan akses yang aman ke file dan sumber daya
Fitur-fitur akses dan keamanan yang terkandung dalam sistem operasi jaringan ditinjau ulang.
Skema kategori keamanan file dikembangkan.
Peningkatan kesadaran pengguna dalam masalah pengaturan keamanan diimplementasikan.
Keamanan jaringan dari ancaman seperti hacker, eavesdropping, virus dan lainnya dimonitor.
Perangkat lunak antivirus dan firewall diterapkan pada server dan workstation.
Update antivirus dan firewall dilakukan.
Fasilitas enkripsi bawaan dan tambahan diterapkan dengan tepat.
Fitur-fitur akses dan keamanan yang terkandung dalam sistem operasi jaringan ditinjau ulang.
Skema kategori keamanan file dikembangkan.
Peningkatan kesadaran pengguna dalam masalah pengaturan keamanan diimplementasikan.
Keamanan jaringan dari ancaman seperti hacker, eavesdropping, virus dan lainnya dimonitor.
Perangkat lunak anti virus dan firewall diterapkan pada server dan workstation.
Update antivirus dan firewall dilakukan.
Fasilitas enkripsi bawaan dan tambahan diterapkan dengan tepat.
Mengembangkan Service Level Agreement (Perjanjian Tingkat Layanan) atau SLA
Perangkat lunak dari pihak ketiga yang sesuai digunakan untuk mengevaluasi dan melaporkan keamanan dalam jaringan.
Log dan laporan audit ditinjau ulang untuk mengidentifikasi gangguan dan ancaman keamanan.
Pemeriksaan kesalahan dan aktivitas lain dilaksanakan untuk memastikan bahwa prosedur tidak dilewati.
Laporan audit dan rekomendasirekomendasi disiapkan serta dipresentasikan kepada manajemen senior dan persetujuan untuk penggantian diperoleh.
Perangkat lunak dari pihak ketiga yang sesuai digunakan untuk mengevaluasi dan melaporkan keamanan dalam jaringan.
Log dan laporan audit ditinjau ulang untuk mengidentifikasi gangguan dan ancaman keamanan.
Pemeriksaan kesalahan dan aktivitas lain dilaksanakan untuk memastikan bahwa prosedur tidak dilewati.
Laporan audit dan rekomendasi rekomendasi disiapkan serta dipresentasikan kepada manajemen senior dan persetujuan untuk penggantian diperoleh.
Memperbaiki Kerusakan Konfigurasi Jaringan
Mendefinisikan masalah
Orang-orang yang berhubungan langsung ditanya sesuai dengan masalah yang ada.
Jenis-jenis pertanyaan dibuat untuk mengubah laporan masalah menjadi identifikasi masalah.
Masalah konfigurasi jaringan dicatat dalam urutan-urutan kejadian dan hasil yang terjadi dari masalah tersebut.
Orang-orang yang berhubungan langsung ditanya sesuai dengan masalah yang ada.
Jenis-jenis pertanyaan dibuat untuk mengubah laporan masalah menjadi identifikasi masalah.
Masalah konfigurasi jaringan dicatat dalam urutan-urutan kejadian dan hasil yang terjadi dari masalah tersebut.
Mengumpulkan fakta
Log di server dan jaringan dikumpulkan dalam bentuk laporan tertulis.
Konfigurasi jaringan yang berhubungan dengan masalah dikumpulkan.
Log di server dan jaringan dikumpulkan dalam bentuk laporan tertulis.
Konfigurasi jaringan yang berhubungan dengan masalah dikumpulkan.
Menganalisis informasi
Hasil semua fakta dianalisis dengan pengetahuan dan sumber informasi referensi lainnya.
Hasil analisis yang ada menjadi prioritas solusi untuk dijadikan solusi.
Memperbaiki kerusakan konfigurasi jaringan
Konfigurasi disesuaikan dengan hasil rekomendasi perbaikan.
Konfigurasi diuji dengan menggunakan tools perbaikan masalah jaringan.
Konfigurasi disesuaikan dengan hasil rekomendasi perbaikan.
Konfigurasi diuji dengan menggunakan tools perbaikan masalah jaringan.
Mendokumentasikan tindakan terhadap perbaikan kerusakan konfigurasi
Hasil konfigurasi yang baru didokumentasikan.
Informasi perbaikan konfigurasi diinformasikan kepada pihak-pihak yang bersangkutan.
Hasil konfigurasi yang baru didokumentasikan.
Informasi perbaikan konfigurasi diinformasikan kepada pihak-pihak yang bersangkutan.
Melakukan Backup dan Restore Konfigurasi Perangkat Jaringan
Menentukan data penting yang harus dibackup
Konfigurasi jaringan yang meliputi akses dan keamanan diidentifikasi.
Konfigurasi perangkat jaringan yang berjalan di-backup.
Konfigurasi jaringan yang meliputi akses dan keamanan diidentifikasi.
Konfigurasi perangkat jaringan yang berjalan di-backup.
Melakukan restore konfigurasi perangkat jaringan
Media atau dokumentasi backup dari konfigurasi perangkat jaringan yang terakhir disiapkan.
Media atau dokumentasi backup dari konfigurasi perangkat jaringan yang terakhir disiapkan.
Konfigurasi yang ada di media atau dokumentasi backup terakhir di-restore.
Mengembangkan prosedur backup dan restore konfigurasi jaringan
Konfigurasi yang ada di media atau dokumentasi backup terakhir di-restore.
Prosedur backup dan restore yang telah ada dievaluasi.
Prosedur backup dan restore diperbaharui.
Prosedur backup dan restore yang telah ada dievaluasi.
Prosedur backup dan restore diperbaharui
Biaya
Rp 1,000,000
Biaya diatas belum termasuk termasuk biaya transportasi, akomodasi, dan pajak terkait