Melaksanakan teknik dan prosedur digital forensic.
Konsep dasar Computer Forensic atau system forensic dijelaskan sesuai dengan permasalahan yang muncul.
Evidence terkait dengan mobile computer crimes disusun berdasarkan kebutuhan.
Forensic image dari barang bukti dirancang sesuai kebutuhan.
Intrusion artifacts dirancang sesuai kebutuhan.
File signature analysis, file system forensic analysis, database hash, analisis malware dan media statis dilaksanakan dengan baik.
Melakukan analisis terhadap teknik dan prosedur digital forensic.
Evidence terkait dengan mobile computer crimes dianalisis secara terstruktur.
Forensic image dari barang bukti dianalisis sesuai kebutuhan.
Intrusion artifacts dianalisis sesuai kebutuhan.
File signature analysis, file system forensic analysis, database hash, analisa alware dan media statis dianalisis sesuai dengan masalah yang muncul.
Membuat Mobile Unified Communication
Membuat mobile unified communication pada aplikasi
Aplikasi berbasis mobile yang mengkolaborasikan berbagai pengguna dijelaskan sesuai dengan spesifikasi.
Aplikasi berbasis mobile yang mengkolaborasikan berbagai pengguna dibangun sesuai permintaan dari pengguna.
Membuat mobile unified communication pada kolaborasi web
Aplikasi berbasis web yang mengkolaborasikan berbagai pengguna dijelaskan sesuai kebutuhan masingmasing pengguna.
Aplikasi berbasis web yang mengkolaborasikan pengguna dibangun sesuai permintaan dari pengguna.
Membuat mobile unified communication pada konferensi video
Aplikasi berbasis video yang mengkolaborasikan berbagai pengguna dijelaskan secara lengkap.
Aplikasi berbasis video dibangun untuk kebutuhan berkolaborasi berbagai pengguna.
Merancang Spesifikasi Teknis Smart Phone/ Tablet Sesuai Kebutuhan Pengguna
Membuat proses inisialisasi untuk smartphone/tablet
Kebutuhan perusahaan diidentifikasi pada saat sekarang dan dimasa yang akan datang.
Visi, Misi dan proses bisnis perusahaan diidentifikasi dengan tepat.
Forum group discussion (FGD) antar stakeholder terkait pengguna dan produsen smart phone dilakukan untuk mendapatkan informasi bisnis yang dibutuhkan.
Forum group discussion (FGD) antar stakeholder terkait pengguna dan produsen smart phone dilakukan untuk mendapatkan informasi bisnis yang dibutuhkan.
Standar umum dari kebutuhan penggunaan smart phone diidentifikasi dengan lengkap.
Mobile device security policy diidentifikasi sesuai kebutuhan perusahaan.
Merancang smartphone
Arsitektur dari perangkat mobile device management server dirancang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Arsitektur dari perangkat mobile device client software dirancang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Autentifikasi termasuk pemilihan device dan autentifikasi user ditentukan dengan tepat
Penggunaan kriptologi dari komunikasi data antar perangkat mobile dirancang dengan tepat.
Mendemonstrasikan proses di smartphone
Konektivitas antar perangkat mobile dengan resources perusahaan diimplementasikan dengan tepat.
Proteksi informasi yang tersimpan dalam perangkat mobile diimplementasikan dengan tepat.
Komunikasi antar perangkat mobile dengan resources perusahaan diimplementasikan dengan tepat.
Aplikasi pada perangkat mobile dioperasikan dengan tepat sesuai kebutuhan.
Mendemonstrasikan proses disposal di smartphone
Data pada perangkat mobile user pengguna yang keluar dari perusahaan tempat bekerja tersebut dihapus dan ditunjukkan secara tepat.
Semua data terkait data perusahaan pada perangkat mobile dan server mobile dihapus dan ditunjukkan secara tepat.
Menunjukkan Internet of Things (IoT) dan Smart City Technology
Menjelaskan konsep dasar Internet of Things (IoT)
Konsep IoT dijelaskan secara rinci dan terstruktur.
Technical overview IoT dijelaskan secara rinci dan terstruktur.
Business model pada IoT dijelaskan secara rinci dan terstruktur.
Menjelaskan karakteristik fundamental Internet of Things (IoT)
Karakteristik fundamental IoT dijelaskan dengan tepat dan terstruktur.
High level requirements IoT dijelaskan dengan tepat dan terstruktur.
Menjelaskan model referensi Internet of Things (IoT)
Application Layer pada Internet of Things (IoT) dijelaskan sesuai dengan fungsinya.
Service support dan application support Layer pada Internet of Things (IoT) dijelaskan sesuai dengan fungsinya
network layer pada Internet of Things (IoT) dijelaskan sesuai dengan fungsinya.
Device layer pada Internet of Things (IoT) dijelaskan sesuai dengan fungsinya.
Management capabilities pada Internet of Things (IoT) dijelaskan dengan terstruktur.
Security capabilities pada Internet of Things (IoT) dijelaskan dengan tepat kemampuannya.
Menjelaskan konsep dasar Smart City Technology
Konsep Smart City Technology dijelaskan secara rinci dan terstruktur.
Technical overview pada Smart City Technology dijelaskan secara rinci dan terstruktur.
Business model pada Smart City Technology dijelaskan secara rinci dan terstruktur.
Merancang Mobile Security Measurement
Membuat security analysis mengenai mobile computing environment
Analisa terhadap aktivitas yang mencurigakan (malicious activity) dibuat untuk mengidentifikasi kelemahan (weakness), metode eksploitasi dan pengaruh (effect) terhadap sistem dan informasi pada mobile computing environment.
Analisa trafik jaringan dibuat untuk mengidentifikasikan anomaly activity dan potential threat terhadap mobile computing environment.
Analisa korelasi dari semua sumber informasi dalam melakukan pemeliharaan keamanan mobile computing environment dibuat berdasarkan situasi di perusahaan.
Solusi yang tepat dalam menjaga keamanan Mobile Computing Environment diciptakan berdasarkan standar yang ada.
Membuat security administrasi untuk mobile computing environment (support function)
Prioritisasi untuk tingkat keamanan yang dibutuhkan pada Mobile Computing Network dibuat sesuai kebutuhan perusahaan.
Pengelolaan control terhadap perubahan perubahan pada daftar akses control dibuat sesuai dengan mobile computing defense system.
Memonitoring update rules dan signature pada security systems dilakukan sesuai dengan struktur-nya.
Masalah keamanan pada Mobile Computing Environment diselesaikan dengan cepat dan tepat.
Membuat perencanaan program Security/keamanan dan melakukan control terhadap program tersebut (Planning and Monitoring)
Desain sistem keamanan pada mobile computing environment dibuat sesuai kebutuhan perusahaan.
Desain sistem keamanan pada mobile computing environment dibuat sesuai kebutuhan perusahaan.
Arsitektur sistem keamanan pada mobile computing environment dibuat sesuai kebutuhan perusahaan.
Prioritas program sistem keamanan pada mobile computing environment dibuat berdasarkan business objectives organisasi.
Cost-benefit analysis terkait pembuatan program sistem keamanan dibuat sesuai kebutuhan perusahaan.
Risk analysis terkait pembuatan program sistem keamanan dibuat sesuai kebutuhan perusahaan.
Program kerja sistem keamanan ditunjukkan sehingga berjalan dengan baik.
Kebijakan dan Standard untuk sistem keamanan pada Mobile Computing Environment dibuat sesuai kebutuhan perusahaan.
Mengembangkan Smart Client Security
Menjelaskan Modern Programming Language dan web Services
Kode pemrograman dari aplikasi, perangkat lunak atau program dibuat dengan membuat aplikasi sederhana.
Perubahan kode pemrograman diusulkan sesuai dengan kebutuhan.
Standar testing untuk coding security dilaksanakanseperti fuzzing static analysis code scanning tool.
Potential flaw dalam kode pemrograman diidentifikasi sesuai permasalahan di lapangan.
Kelemahan kode pemrograman (weakness and vulnerabilities) diperbaiki dengan seminimal mungkin.
Fungsi keamanan pada aplikasi, perangkat lunak atau program yang ada dipraktekkan dengan kasus tertentu.
Kode error dibuat sesuai kasus di lapangan.
Kode security dibuat sesuai kebutuhan aplikasi.
Diagram alur perangkat lunak atau program dibuat sesuai alur yang lengkap dari aplikasi.
Konsep security untuk perangkat lunak dan aplikasi dirancang
Konsep security untuk perangkat lunak dirancang sesuai dengan kebutuhan.
Konsep security untuk aplikasi dirancang sesuai dengan kebutuhan.
Merancang Tentang Wireless Security Protocol
Membuat Wireless Local Area Network
Wireless Local Area Network dijelaskan proses pembuatannya.
Access Point diatur penyebarannya.
Service Set Identifier (SSID) ditentukan sesuai kebutuhan.
Membuat Shared Key Authentification
Shared Key Authentification ditentukan sesuai kebutuhan.
Ad-Hoc Mode ditentukan sesuai kebutuhan.
Membuat Infrastructure Mode
Topology Wireless Network yang fleksibel (kecil/besar) ditentukan sesuai kebutuhan.
Infrastructure mode yang menggunakan Ad hoc mode (“peer-to-peer†mode) dibuat sesuai spesifikasinya.
Membuat Wifi Protected Access (WPA)
Wifi Protected Access (WPA) dan Wifi Protected Access 2 (WPA2) ditentukan sesuai kebutuhan.
Teknik enskripsi dalam WPA dan Wifi Protected Access2 (WPA2) ditentukan sesuai spesifikasinya.
Mengembangkan Mobile Financial Service
Mendesain pemograman mobile Financial Services
Jenis bahasa pemrograman berbasis mobile financial services ditentukan sesuai kebutuhan.
Perbedaan bahasa pemrograman berbasis mobile financial services dibandingkan performa-nya.
Perangkat lunak terkait penggunaan bahasa pemrograman berbasis mobile financial services dikonfigurasikan lingkungan kerja interface-nya.
Alur program untuk pembuatan aplikasi berbasis mobile financial services dihasilkan algoritmanya.
Konsep variabel dan konstanta dalam salah satu bahasa pemrograman berbasis mobile financial services ditentukan jenis datanya.
Konsep struktur kondisi dan perulangan dalam salah satu bahasa pemrograman berbasis mobile financial services ditentukan struktur logika programnya.
Konsep layout dan objek dalam salah satu bahasa pemrograman berbasis mobile financial services dijelaskan susunannya.
Aplikasi mobile financial services sederhana dengan bahasa pemrograman mobile dibangun sesuai kebutuhan.
Menjelaskan dasar dasar sistem Information Financial
Dasar-dasar sistem SWIFT di identifikasi sesuai dengan kebutuhannya.
Dasar-dasar sistem Protocol H2H ditentukan dengan tepat.
Dasar-dasar sistem Payment Gateway dijelaskan prosesnya.
Dasar-dasar sistem Kliring Perbankan dijelaskan tahapannya.
Konsep arsitektur Mobile Financial Services dijelaskan proses kerjanya.
Menjelaskan ISO 8583 sebuah format yang dijadikan pedoman dalam komunikasi atau transaksi bersifat Financial
Dasar-dasar ISO 8583, terdiri dari tiga komponen dijelaskan fungsi setiap komponennya.
Message Data ISO 8583 dibangun dan di parse untuk transaksi finansial.
Menjelaskan dasardasar sistem Information Financial
Merancang Mobile Cloud Computing
Menjelaskan cloud computing
Arsitektur perangkat keras berbasis cloud computing diidentifikasi secara baik untuk kebutuhan mobile cloud computing.
Sistem operasi berbasis cloud computing diidentifikasi untuk kebutuhan mobile cloud computing.
Struktur data atau bahasa pemrograman yang diterapkan pada cloud computing dijelaskan secara singkat dan padat.
Fitur cloud computing dijelaskan sesuai fungsinya.
API dari aplikasi berbasis cloud computing digunakan sesuai kebutuhan.
Menjelaskan mobile computing
Arsitektur perangkat keras mobile diidentifikasi secara baik untuk kebutuhan mobile cloud computing.
Sistem operasi perangkat mobile diidentifikasi untuk kebutuhan mobile cloud computing.
Struktur data atau bahasa pemrograman dijelaskan secara singkat dan padat.
Fitur mobile computing dijelaskan sesuai fungsinya.
API dari aplikasi berbasis mobile computing digunakan sesuai kebutuhan.
Menjelaskan network computing
Jenis dari wireless diidentifikasi sesuai spesifikasinya.
Topologi dari jenis networking diidentifikasi sesuai dengan kebutuhan organisasi.
OSI layer dari networking dijelaskan sesuai dengan standarnya.
Membuat layer dari Mobile cloud computing
Cloud Computing layer diidentifikasi untuk kebutuhan mobile cloud computing.
Network layer (Network as a Service) dibuat sesuai kebutuhan mobile cloud computing.
Mobile cloud layer (essential service capabilities MCC) dibuat secara terstruktur
Mobile layer (Konektivitas dengan perangkat mobile) disesuaikan dengan kebutuhan disain mobile cloud computing.
Membuat mobile cloud computing
Privacy dari mobile cloud computing diidentifikasi sesuai dengan kebutuhan pengguna.
Mobile SaaS Design diidentifikasi sesuai dengan fungsi setiap layanan.
Mobile SaaS Design dibuat sesuai spesifikasi.
Infrastruktur Mobile cloud computing dipilih sesuai spesifikasi.
Arsitektur dari mobile cloud computing dirancang sesuai dengan kebutuhan pengguna.
Mengembangkan Mobile Sensor pada Mobile Computing Environment
Menjelaskan teknologi Sensor Mobile
Teknologi NFC dijelaskan spesifikasi dan cara pemakaiannya.
Teknologi Gyro dijelaskan spesifikasi dan cara pemakaiannya.
Teknologi A-GPS dijelaskan spesifikasi dan cara penggunaannya.
Teknologi Accelerometer dijelaskan spesifikasi dan cara penggunaannya.
Teknologi QR-Code dijelaskan cara pembuatan beserta link-nya.
Menjelaskan pemograman sensor Mobile
Low level language diterapkan sesuai dengan kebutuhan.
Menu dan fitur dalam pemograman sensor mobile dijelaskan sesuai dengan fungsinya.
Komponen-komponen dalam pemograman sensor mobile dijelaskan secara lengkap.
Merancang Wireless Sensor Network (WSN)
Memilih spesifikasi teknis WSN
Dasar-dasar WSN dijelaskan secara rinci dan terstruktur.
Cara kerja protocol-protocol yang ada pada WSN dijelaskan secara berurutan dan detail.
Masalah pokok pada WSN khususnya tentang Packet collision, Overhearing, Idle listening, dan Multihopping diperbaiki solusi yang tepat.
Grup routing protocol dibuat sesuai kebutuhan.
Kebutuhan sensor-sensor dan memberi alternative sensor untuk domain yang relevan seperti monitoring suatu lingkungan dipilih sesuai kebutuhan.
Merancang spesifikasi teknis MANET dan VANET
Topologi yang dinamis (dynamic topologies) untuk node yang bebas berpindah secara acak dirancang sesuai spesifikasinya.
Keterbatasan bandwidth dan variabel yang berhubungan dengan kapasitas link nirkabel (Bandwidth-contrained and variable capacity link) diidentifikasi secara rinci.
Masalah untuk operasi dengan energi yang terbatas (Energy-constrained operation) diperbaiki sesuai kebutuhan.
Masalah tentang keamanan pada network yang secara fisik terbatas (Limited Physical Security) diperbaiki sesuai best practise pada permasalahannya.
Membuat aplikasi dengan MANET dan/atau VANET
Kebutuhan routing yang memberikan realible maksimum routing dengan memberi alternatif route ketika koneksi ke suatu node terputus/gagal dijelaskan dengan tepat sesuai kebutuhan.
Cara mengembangkan aplikasi pada MANET dan VANET dijelaskan secara rinci dn terstruktur.
Aplikasi sejak melakukan koleksi sensor data (data acquisition), pemilihan routing protocol yang tepat, dengan melalui Base station mengirimkan sensor data ke server hingga siap didistribusikan sensor data tersebut ke server pada MANET dan VANET dibuat sesuai kebutuhan.
Biaya
Rp 1,500,000
Biaya diatas belum termasuk termasuk biaya transportasi, akomodasi, dan pajak terkait