Konsep visual produksi, ditetapkan sesuai interpretasi sutradara berdasarkan skenario.
Setiap shot dalam produksi, ditetapkan sesuai floor plan.
Teknik pelaksanaan shot, ditetapkan sesuai floor plan.
Anggaran operasional kamera, dibuat sesuai dengan konsep yang sudah direncanakan.
Menentukan peralatan kamera
Peralatan kamera yang sesuai dengan konsep (form and style), bahan, sumber daya, lokasi produksi, ditentukan sesuai dengan kebutuhan adegan.
Posisi kamera, jumlah kamera dan peralatan pendukung (grip) hasil pemeriksaan lapangan, ditetapkan sesuai dengan floor plan.
Menentukan peralatan pencahayaan
Karakter pencahayaan diidentifikasi sesuai konsep visual.
Peralatan pencahayaan, ditetapkan sesuai konsep visual.
Merancang teknik kamera
Membuat rencana kamera (floor plan)
Rencana kamera (floor plan), diidentifikasi berdasarkan hasil hunting lokasi.
Gambar rencana kamera (floor plan) ditetapkan.
Menerapkan rencana kamera
Daftar kebutuhan peralatan kamera dan kelengkapannya, dibuat.
Kebutuhan jumlah kru kamera ditentukan berdasarkan tuntutan cerita.
Menyiapkan kamera
Memeriksa fungsi kamera dan peralatan pendukungnya.
Kamera dan peralatan pendukungnya dipastikan berfungsi.
Tegangan, gesekan dan keseimbangan pendukung peralatan kamera ditala (setting and adjustment).
Melakukan pengemasan kamera dan peralatan pendukungnya
Kamera dan peralatan pendukung yang akan dikemas dipastikan kelengkapannya sesuai dengan yang telah ditetapkan.
Kemasan yang berisi perlengkapan kamera dan pendukungnya diklasifikasi sesuai daftar permintaan.
Memasang kamera, lensa dan asesoris lainnya
Kamera, lensa dan filter dipilih sesuai dengan kebutuhan.
Kamera, lensa dan asesoris dipasang pada tripod untuk diperiksa.
Kamera set dipasang pada perangkat grip untuk diperiksa.
Memeriksa peralatan pendukung kamera (Grip)
Peralatan pendukung kamera (Grip) diidentifikasi.
Peralatan pendukung kamera (Grip) dipastikan dapat digunakan.
Memilih peralatan kamera
Peralatan kamera dan kelengkapannya yang diperlukan untuk syuting dijelaskan pada tim produksi terkait.
Peralatan kamera yang akan digunakan dipastikan sesuai yang telah ditetapkan.
Peralatan kamera yang dipilih untuk digunakan didokumentasikan.
Melakukan pemeriksaan kamera sebelum syuting
Memeriksa bahan baku film atau digital format
Bahan baku film atau digital storage dipastikan spesifikasinya sesuai tes yang akan dilakukan.
Pengujian tingkat kegelapan, warna dan exposure range dilakukan.
Hasil pengujian bahan baku film atau digital format didokumentasikan pada log book.
Memeriksa lensa
Lensa yang diperlukan untuk dipasang pada kamera ditetapkan.
Test pengujian panjang fokus dan persyaratan fokus lainnya, dilakukan.
Hasil pengujian lensa didokumentasikan pada log book.
Pengujian mekanisme kamera dilakukan.
Hasil pengujian mekanisme kamera didokumentasikan pada log book.
Bahan baku film atau digital storage dipastikan spesifikasinya sesuai tes yang akan dilakukan.
Pengujian tingkat kegelapan, warna dan exposure range dilakukan .
Hasil pengujian bahan baku film atau digital format didokumentasikan pada log book.
Hasil dokumentasi pengujian lensa dievaluasi.
Hasil evaluasi pengujian lensa ditetapkan sesuai dengan konsep visual.
Hasil dokumentasi pengujian mekanisme kamera dievaluasi.
Hasil evaluasi pengujian mekanisme kamera ditetapkan sesuai dengan konsep visual.
Hasil dokumentasi pengujian bahan baku atau digital format dievaluasi.
Hasil evaluasi pengujian bahan baku atau digital format ditetapkan sesuai dengan konsep visual.
Memeriksa mekanisme kamera
Pengujian mekanisme kamera dilakukan.
Hasil pengujian mekanisme kamera didokumentasikan pada log book.
Mengevaluasi hasil tes
Hasil dokumentasi pengujian lensa dievaluasi.
Hasil evaluasi pengujian lensa ditetapkan sesuai dengan konsep visual.
Hasil dokumentasi pengujian mekanisme kamera dievaluasi.
Hasil evaluasi pengujian mekanisme kamera ditetapkan sesuai dengan konsep visual.
Hasil dokumentasi pengujian bahan baku atau digital format dievaluasi.
Hasil evaluasi pengujian bahan baku atau digital format ditetapkan sesuai dengan konsep visual.
Menyusun komposisi dalam pengoperasian kamera
Menetapkan tata cahaya
Kualitas, Intensitas, warna cahaya dan kuantitas cahaya yang tersedia (available light) diukur dengan alat ukur cahaya.
Percampuran warna cahaya dapat dilakukan untuk mencapai efek adegan tertentu.
Koreksi kondisi cahaya ditetapkan dengan tepat untuk menjaga kualitas cahaya yang prima.
Exposure yang dihasilkan oleh setup lampu ditetapkan dalam bentuk F - stop.
Mood, ke dalaman ruang/dimensi, dan karakter adegan diciptakan dengan perbandingan cahaya.
Menentukan type of shot.
Jenis lensa dipilih sesuai dengan type of shot.
Sudut kamera ditetapkan untuk mendapatkan kesinambungan shot di dalam satu adegan.
Memilih penggunaan filter
Unsur kreatif dalam kebutuhan teknis penggunaan Filter Color-Conversion, Light-Balancing (ND), Color-Compensating (CC), Filter Effect dan Filter lainnya ditetapkan.
Kemampuan menentukan filter yang tepat dalam kondisi cahaya yang berbeda-beda, ditetapkan.
Menjaga kualitas selama pengambilan gambar.
Gerakan shot dan ritme gerakan kamera dari awal hingga akhir sesuai kebutuhan adegan, dilakukan.
Komposisi yang baik sesuai konsep visual, dilakukan.
Titik fokus pengambilan gambar sesuai dengan point of interest adegan ditetapkan.
Untuk menjamin kualitas visual, kondisi cahaya dalam pengambilan gambar agar tetap terjaga sesuai arah sumber cahaya utama, ditetapkan.
Melaksanakan pengaturan titik fokus
Memilih cara mengukur titik fokus
Memilih cara mengukur titik fokus ditetapkan.
Alat fokus dipasang sesuai cara yang telah ditetapkan.
Mengoperasikan mekanisme fokus
Pengoperasian alat fokus tidak mengganggu kerja kamera dipastikan.
Follow Focus dilakukan sesuai pergerakan objek.
Menghitung titik fokus
Pengukuran titik fokus ditandai pada objek.
Titik fokus diverifikasi pada lensa.
Biaya
Rp 1,000,000
Biaya diatas belum termasuk termasuk biaya transportasi, akomodasi, dan pajak terkait