WAWALI BANDA ACEH MEMBUKA SERTIFIKASI BIDANG INFORMATIKA

Tag:  

Sertiikasi Nasional Berbasis SKKNI Bidang Informatika Untuk Angkatan Kerja Muda di Kota Banda Aceh secara resmi dibuka oleh Bp. Drs. Zainal Arifin, yang mewakili Walikota Banda Aceh. Kergiatan Sertifikasi ini merupakan salah satu program kerja Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP) Kominfo Medan bekerjasama dengan Pemerintah Kota Banda Aceh dan LSP TIK Indonesia.

Kegiatan tersebut berlangsung pada tanggal 25-27 September 2018 bertempat di Hotel Mekkah, Banda Aceh.

Acara pembukaan kegiatan diawali dengan Laporan Ketua Panitia Penyelenggara, yang menyampaikan bahwa tujuan kegiatan membantu angkatan kerja muda, khususnya lulusan SMK bidang TIK dalam memperoleh sertifikat keahlian. Sasaran yang ingin dicapai dalam kegiatan ini adalah terwujudnya SDM angkatan kerja muda bidang Kominfo yang behasil meraih sertifikat kompetensi yang dapat dimanffaatkan untuk mencari lapangan kerja.

Kegiatan sertifikasi ini diikuti oleh 60 orang peserta yang berlatar belakang pendidikan lulusan SMK, D1, D2, D3 danĀ  S1 bidang TIK, dari Kota Banda Aceh, Kabupaten Aceh Besar, Kabupaten Sabang, Kabupaten Pidie, dan Kabupaten Lhoksumawe.

Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si. memberikan arahan pada seluruh peserta sekaligus memberi motivasi sehingga peserta bersungguh-sungguh dalam mengikuti kegiatan. Beliau menjelaskan beberapa hal, utamanya yang terkait dengan kebijakan-kebijakan pemerintah melalui Kementerian Kominfo. Pada bagian akhir paparannya, Kepala BBPSDMP Medan menjelaskan tentang Revolusi Industri dan teknologi Digital.

Dalam paparannya dijelaskan tentang kondisi terkini daya saing SDM Indonesia dan tantangan serta peluang-peluangnya. Dijelaskan pula tentang Revolusi Industri 4.0 yang merupakan hasil dari percepatan kemajuan teknologi yang inovatif. Bahwa kita harus membuat pilihan dan berkontribusi sebagai warga Negara untuk merancang sistem baru yang bermanfaat bagi manusia. Kehadiran Revolusi industry 4.0 menanti kehadiran kita untuk ikut didalamnya atau kita ditinggalkan. Daya saing yang tinggi adalah kunci mencapai kemajuan dan kemakmuran bangsa. Untuk itu Kementerian Kominfo telah melakukan berbagai upaya peningkatan kualitas SDM bidang TIK diantaranya penyusunan Peta Okupasi bidang TIK dan pemberlakuan Permenkominfo No.24 tahun 2015 tentang pemberlakuan SKKNI bidang Kominfo.

Selanjutnya Wakil Walikota Banda Aceh, Bp. Drs. Zainal Arifin memberikan sambutan selamat datang bagi seluruh peserta, panitia, narasumber, dan tamu undangan. Beliau mengharapkan kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan lancar. Seusai memberikan sambutan, belaiau langsung mengetuk podium tiga kali menandai dimulainya kegiatan secara resmi, sekaligus menyematkan tanda peserta secara simbolis pada perwakilan peserta.

Narasumber berikutnya adalah Prof. Dr. Henry Subiakto, SH.,MM. Staf Ahli Menteri Kominfo Bidang Hukum. Disampaikan tentang kebijakan dan strategi Kementerian Kominfo untuk menghubungkan seluruh pulau di Indonesia melalui teknologi (Palapa Ring, Fibre Optic). Hal tersebut merupakan potensi digital karena semua orang dapat mengakses internet. Kebutuhan informasi yang cepat dan inovasi terjawab dengan teknologi perangkat seluler. Budaya Net Generation berkembang seiring dengan kemajuan teknologi telepon seluler. Internet of Things (IOT) memungkinkan komunikasi antar perangkat digital, Artificial Intelligence memudahkan kehidupan dan menentukan kemajuan, Digital Dsiruption mendorong perubahan model bisnis dan budaya baru, dan fenomena bisnis Over The Top (OTT) mendorong munculnya usaha-usaha digital yang sukses.

Selain para narasumber diatas, pada acara pembukaan hadir pula Sekjen Kementerian Kominfo yang diwakili oleh Kepala Biro Perencanaan Ir. Arifin Saleh Lubis, MT., Direktur LSP TIK Indonesia, Kepala Dinas Kominfo Nanggroe Aceh Darussalam, Kepala Dinas Kominfo Kota Band Aceh, dan Perwakilan TVRI Banda Aceh.

Skema sertifikasi yang diujikan adalah: Junior Programming, Database Programming, Digital Imaging, Practical Office Advance, Help Desk, Junior Technical Support, dan Junior Networking.


Tim LSP TIK Indonesia: Edwin Surjosaptanto, Fachri Yanuar, Dwi Christanto, Rustomo, Johan, Nestia Febriani. 91.6%
(ES)

Kembali